Apa yang Anda Kerjakan Setelah Lulus Kuliah

”Saya mau cepat dapat kerja. Kalo bisa kerjaan yang bisa digarap di rumah, malas kalo harus kerja kantoran yang rutin berangkat pagi pulang sore. ”Begitulah kata-kata teman yang baru saja lulus kuliah.”Lalu, kenapa tidak mencoba bisnis internet!”.
Joko Susilo telah membuktikan, bisnis ini memang menghasilkan banyak uang. Dan, yang terpenting tidak ribet. Kita bisa atur waktu kerja sendiri. Fleksibel. Tidak takut bangun kesiangan dan terlambat masuk kantor. Juga, tidak ada bos atau atasan yang rewel. Enak bukan?
Tidak usah bingung mulai dari mana. Mulai dulu dari komitmen yang kuat. Tapi, pasti awalnya Anda akan bertanya-tanya, ”Sanggupkah saya jalankan bisnis semacam ini?” Ini mudah, Anda cuma butuh fokus! Ya FOKUS! Curahkan perhatian sepenuhnya. Tinggalkan pekerjaan lain yang tidak menjanjikan hasil besar.
Jika masih ragu, ikuti apa yang dulu Joko Susilo lakukan. Pertama, hitung dulu penghasilan yang bisa diperoleh. Lalu, renungkan apa yang diharapkan dari pekerjaan ini. Apakah dalam 6 bulan pekerjaan ini sudah bisa memberikan hasil? Dan, apakah pekerjaan ini bisa terus berlangsung?
Setelah menceburkan diri di bisnis ini, anda harus pintar mengatur peluang. Manfaatkan waktu dan kesempatan yang Anda miliki. Pandailah menghitung keuntungan dari setiap kegiatan yang anda lakukan. Misalnya, menonton TV.
Bagi banyak orang, menonton TV itu tidak merugikan karena kita bisa terhibur. Tapi pernahkah anda sadari, dengan menghabiskan waktu menonotn TV, anda telah menyia-nyiakan aset yang sebenarnya bisa produktif.
Sebaiknya jual saja televisi anda. Uang hasil penjualan itu bisa untuk investasi bisnis di internet. Yakinlah, kita pasti mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat. Jika anda keberatan menjual tv anda, paling tidak singkirkan dia dari pandangan anda.
Tapi, mengapa televisi yang kita singkirkan? Kenapa bukan barang yang lain?
Dengan adanya TV di rumah, setiap hari kita memiliki peluang untuk membuang waktu secara percuma. Nonton TV selama 5 jam setiap hari, sama dengan menggunakan waktu 5 x 30 = 150 jam setiap bulan. Sama dengan 1800 jam setiap tahun. Berarti anda telah membuang 75 hari waktu yang sebenarnya bisa anda gunakan untuk produktif. Tanpa TV, anda bisa gunakan waktu anda untuk mengurusi bisnis baru anda di internet.
Satu lagi yang sering luput dari perhatian kita adalah efek iklan. Iklan-iklan yang membombardir kita setiap hari bisa membuat kita bertindak boros. Ada iklan produk baru dan tempat makan baru, kita pasti ingin coba. Dan, sudah pasti kita mengeluarkan biaya tambahan untuk ongkos coba-coba ini. Biaya ini saya sebut biaya kesempatan. Semakin sedikit Anda membuka kesempatan, semakin sedikit pengeluaran Anda.
Nah, gambaran tentang tv di atas berguna bagi anda yang akan memulai bisnis internet.  Mengapa Anda melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak banyak bermanfaat? Padahal, di waktu yang sama Anda bisa menghasilkan uang. Setuju?
Joko Susilo menghasilkan 75 juta per bulan, hanya dengan menggunakan waktu produktif 2-4 jam per hari. Waktu yang hampir sama dengan yang orang gunakan untuk menonton TV.
Agar waktu Anda lebih efektif, saya punya cara menyeleksi kegiatan-kegiatan bermanfaat. Sebelum melakukan suatu hal, sebaiknya kita pikirkan,
  • Apakah pekerjaan ini mulai menghasilkan uang?
  • Berapa banyak yang bisa dihasilkan?
  • Berapa lama waktu yang diperlukan?
  • Pekerjaan penting apa yang juga bisa kita lakukan bersamaan dengan pekerjaan ini?
  • Efektikah jika kita serahkan pekerjaan ini pada pihak lain?
  • Pengeluaran apa saja yang kita keluarkan untuk pekerjaan ini?
  • Apakah pekerjaan ini termasuk berjangka panjang?
Anda musti ingat, sumber penghasilan dalam bisnis internet itu tidak terbatas, tapi sumber daya yang anda miliki sangat terbatas, misalnya waktu anda, tenaga anda, dan sebagainya. Prioritaskan apa yang dapat Anda lakukan dan aturlah sebaik mungkin. Nonton TV? No way!
Btw, saya jarang nonton tv lho!
Bagaimana dengan anda? Setuju jika waktu berharga dipakai untuk kegiatan yang lebih produktif?

»»  Baca Selengkapnya di sini...

Risiko yang Harus Ditanggung Jika Tidak Konsisten

Saya yakin anda sering atau paling tidak pernah membaca kisah sukses orang lain, bagaimana mereka bisa berhasil, strategi apa yang mereka pakai dan apa yang perlu anda lakukan agar anda bisa sukses seperti mereka. Banyak contoh orang sukses yang bisa anda temukan diluar sana, dengan bidang keahlian yang berbeda dan strategi sukses yang berbeda pula.
Sudah berapa banyak nasehat guru yang anda dengar? Berapa banyak ilmu yang sudah anda serap? Berapa banyak hal baru yang sudah anda coba? Sadarkah anda, semakin banyak ilmu yang sudah anda pelajari, justru semakin menjauhkan anda dari kesuksesan. Hampir semua pemula mengalami masalah ini, dan ini cukup fatal untuk keberhasilan mereka.
Mari kita bahas dalam contoh
Suatu ketika guru A menawarkan rahasia suksesnya berbisnis online kepada anda, dan anda sangat tergoda untuk membelinya. Informasinya sangat menarik sehingga bisa membangkitkan hasrat untuk memiliki strategi rahasia tersebut. Anda berharap semoga inilah rahasia yang selama ini anda cari. Strategi mujarab di dalamnya mungkin bisa mengubah nasib anda dalam waktu singkat.
Kemudian setelah anda membeli informasi rahasia dari guru A, mempelajarinya, anda menjadi sangat antusias dan siap mencoba strategi yang sudah dibeberkan oleh guru A. Anda yakin, jika anda konsisten menerapkan ilmu guru A, anda akan bisa sukses seperti dia.
Tapi lambat laun anda mulai meragukan keampuhannya. Bukan karena anda telah mencobanya, tapi karena anda mulai bertanya-tanya: ‘Adakah rahasia lain yang lebih ampuh dari ini?’ Dan tepat di hari yang sama, anda menemukan informasi menarik lainnya dari guru B.
Belum selesai anda belajar pada guru A, focus anda mulai beralih kepada guru B yang menawarkan informasi lain yang menurut anda lebih menarik dan lebih praktis. Tapi sayang, petualangan anda tidak hanya berhenti disitu… setelah beberapa bulan berjalan, kini anda telah bersama guru J dengan informasi yang tentu saja paling menarik menurut anda.
Sampai saat ini sudah sepuluh informasi yang anda beli, namun tidak ada satupun yang benar-benar sempat anda terapkan. Benar anda fokus saat pertama membuka jurus rahasia mereka, tapi itu hanya bertahan tepat sebelum anda menemukan informasi baru lainnya.
Anda tahu hasil akhirnya? Anda hanya terus berputar, menghabiskan banyak waktu, tenaga, uang dan pikiran anda untuk sesuatu yang tidak akan pernah anda pakai agar bisa membawa hasil.
Akhirnya anda menjadi bingung!
Pada saat anda kebingungan seperti itu, hal yang lebih menyedihkan terjadi. Anda mencari guru lain yang bisa membantu anda menghentikan semua itu. Karena bingung, anda terus mencari seseorang yang bisa membuat “jelas” semuanya dan membantu anda memulai dari awal lagi.
Semakin banyak informasi yang anda cari, semakin bingung anda jadinya. Semakin bingung anda, semakin banyak informasi jurus pamungkas yang anda buru. Begitu seterusnya sampai akhirnya ini berubah menjadi lingkaran setan, tidak berujung pangkal.

Ingat hamster yang terus berlari diputaran roda? Seperti itulah kondisi anda. Ingat anjing yang berputar terus menerus mengejar ekornya? Seperti itulah kondisi anda.
 Anda mulai membeli berbagai produk informasi, beralih dari satu penawaran ke penawaran berikutnya. Satu-satunya hal yang mungkin bisa menghentikan anda melakukan kebodohan ini adalah jika anda sudah kehabisan uang, kehabisan waktu, dan kehabisan tenaga.
Disitulah saat yang tepat untuk bilang ke semua orang:
“Bisnis internet itu bullshit! Jangan sekali-kali mencoba bisnis di internet, kalian akan gagal. Lihatlah saya… uang sudah habis tapi tidak sepeserpun yang saya hasilkan!”
Bagaimana? Bukankah sangat menyedihkan berada dalam kondisi seperti ini? Ironisnya, hampir sebagian besar pemula mengalami hal ini. Akuilah!
Jika memang keadaan anda seperti itu, lakukan hal berikut…
Pertama, hadapi kenyataan bahwa ini memang terjadi dalam bisnis anda. Berjalan bahkan berlari ditempat tanpa membawa anda kemanapun.
Jangan salahkan diri anda. Situasi seperti ini juga terjadi pada banyak orang. Bahkan jauh lebih banyak dari yang anda bayangkan. Jadi, tenang saja, anda tidak sendirian.
Terima kenyataan bahwa anda sedang berjalan diatas roda hamster dan putuskan bahwa hari ini anda akan turun dari roda itu. Memang tidak mudah menghentikan kecanduan informasi (anda membeli informasi yang satu, lalu membeli yang lainnya). Tapi anda harus melawannya.
Tidak ada yang salah dengan produk-produk informasi yang ada diluaran sana. Informasinya sangat bagus dan strateginya bisa memberi hasil bagus jika anda menerapkannya. Namun yang sudah anda pegang saat ini sudah cukup. Tidak perlu memiliki semua informasi yang ditawarkan di hadapan anda. Percayalah, anda tidak akan sanggup menghabiskannya.

Setiap informasi memiliki jalur atau bidang yang berbeda-beda. Jika itu bukan jalur anda, sebagus apapun… anda tidak membutuhkannya. Alangkah baiknya jika tetap berada di jalur anda dan tidak berganti arah sebelum benar-benar merasakan nikmatnya kesuksesan meniti karir dijalur yang sudah anda tetapkan sebelumnya. Baru setelah anda sukses di satu jalur, silakan coba gagasan-gagasan BARU lainnya ke dalam bisnis anda, itupun jika dia tidak terlalu melenceng dari jalur bisnis anda.
Lalu apa yang saya harus lakukan ?
Mulailah tanya diri anda sendiri,
“Ilmu apa yang sudah saya ketahui?”
“Strategi apa yang sudah memberi hasil (meskipun hanya satu dollar)?”
“Cara seperti apa yang paling nyaman saya jalankan?”
“Apa yang paling cocok bagi saya, dengan minat dan kemampuan saya saat ini?”
Setelah itu mulailah membuat jalur anda sendiri. Buat perencanaan yang baik untuk menghasilkan uang dari bisnis di internet dan tetapkan diri anda untuk mengikuti jalur tersebut.
Mari kita sharing disini, apakah anda pernah menanggung akibat karena tidak konsisten dalam bisnis?

»»  Baca Selengkapnya di sini...

Apa Target Anda di Tahun 2012

Satu pertanyaan klasik selalu terlontar tiap akhir tahun.  “Apa target saya tahun depan?” 
Jika anda sudah punya jawabannya, itu bagus. Karena, dengan memiliki target yang jelas, anda akan melangkah lebih percaya diri.
Mungkin saja di antara kita masih ada yang kecewa dengan target yang belum tercapai tahun lalu. Tapi, kekecewaan ini harus segera diatasi. Waktu sangat berharga karena ia tidak bisa diputar ulang. Jadi, apa gunanya berlarut-larut dalam kekecewaan?
Buka pikiran dan hati anda dan ingat, kita masih punya kesempatan di tahun berikutnya. Ya, kesempatan emas di tahun ini. Percayalah tahun ini sesuatu yang luar biasa akan terjadi dan mengubah hidup anda, bahkan juga orang-orang di sekitar anda.
Berbekal rasa optimis, ketekunan, dan kerja keras, satu persatu tujuan saya tercapai. Saya yakin, anda tentu juga bisa melakukannya yang lebih baik.
Ucapkan pada diri anda, “Tahun 2012 adalah tahun saya!”
Segarkan pikiran, ciptakan peluang-peluang baru! Kembangkan berbagai kreativitas baru dalam bisnis. Tinggalkan strategi lama yang sudah usang dan tidak mendatangkan hasil, dan mulai gunakan strategi baru. Terbukalah pada perubahan!
Jika anda punya tujuan, petakanlah! Susun berdasar jangka waktunya. Ada jangka panjang, menengah, dan jangka pendek, kemudian jalankan. Tetapi, jangan lupa juga untuk menjalaninya secara alami. Jangan sampai target-target itu justru membelenggu anda. Jangan biarkan diri anda tertekan karena banyak target jangka pendek yang tidak terpenuhi sehingga merasa khawatir gagal meraih apa yang sudah diidam-idamkan. Ini bahaya!
Tujuan hanyalah poin-poin atau jalur penanda. Kurang lebih seperti rambu lalu lintas yang akan membantu anda agar tidak tersesat atau menuju arah yang salah. Jadi, cobalah bersikap lebih terbuka dan fleksibel. Rebut setiap kesempatan yang membantu anda ke arah tujuan. Lakukan hal-hal yang sekiranya realistis dan dapat anda lakukan.
Di bawah ini ada beberapa hal yang bisa anda renungkan:
  1. Biarkan setiap kejadian merubah hidup anda. Anda harus mau berkembang karena andalah orang yang  menciptakan dan menghidupkan adanya perubahan itu. Terbukalah pada pengalaman-pengalaman yang sebelumnya pernah anda alami. Anda harus mau belajar dari pengalaman-pengalaman masa lalu…
  2. Proses itu lebih penting dari hasil. Jika hasil mengendalikan proses, kita hanya akan jalan di tempat. Kita akan selalu terpaku di tempat kita ada sekarang. Tidak berkembang! Sebaliknya, jika proses mengendalikan hasil, meski kita belum melihat tujuan kita, tapi kita tahu pasti kita akan sampai disana. Yakinlah!
  3. Mulailah dari manapun anda berada. Ketidaktahuan untuk memulai dari mana sering membuat kita tidak beranjak. Ambilah inisiatif. Lakukan dari manapun anda berada, sekarang juga!
Jadi, tentukan target dan tujuan anda tahun ini. Andalah yang menjadi penuntun target. Andalah pusat dari target-target anda. Andalah yang mengendalikannya, bukan target yang mengikat anda. Dan, jangan pernah berhenti berubah… ke arah yang lebih baik tentunya…
Bagaimana dengan anda? Apa target anda tahun ini?

»»  Baca Selengkapnya di sini...

Indahnya Berbagi Ilmu

Ingin punya Website sendiri? Kami siap membantu Anda, dapatkan juga ebook:
14 Kesalahan Fatal Bisnis Internet dan Cara Mendobraknya!

Masukkan nama & email anda di bawah ini dan dapatkan BIMBINGAN kami, GRATIS!
Nama:
Email:
 
google.com

Artikel Terbaru

Kategori Artikel

Apa Kata Mereka

Bimbingan Online


Klub Bisnis Internet Berorientasi Action

Arsip Lengkap

(*_*) Buku Tamu >>


ShoutMix chat widget

Gabung yuuk...